Airin, perbolehkan rumah ibadah pasar modern dan pasar tradisional buka kembali
Loading...

Airin, perbolehkan rumah ibadah pasar modern dan pasar tradisional buka kembali

Friday, 29 May 2020


Alhamdulillah kasus Covid-19 di Tangsel sudah turun landai, kebijakan PSBB di Tangsel berhasil dalam menurunkan angka kasus Covid-19 di kota Tangsel.

Tangsel- Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, memperbolehkan rumah ibadah, pasar modern, dan pasar tradisional buka kembali saat penerapan new normal pada Juni nanti.

Keputusan itu diambil saat rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan persiapan penerapan new normal.

Rapat tersebut dipimpin Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, di Posko Gugus Tugas Covid-19 Tangsel, Serpong, Kamis (28/5/2020). Airin beranggapan angka kasus Covid-19 di wilayahnya sudah mulai melandai karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sukses dijalankan.

Diketahui, PSBB Tangsel yang sudah diperpanjang dua kali itu, masih berlaku sampai Minggu (31/5/2020) mendatang. "Alhamdulillah kasus Covid-19 di Tangsel sudah turun landai, kebijakan PSBB di Tangsel berhasil dalam menurunkan angka kasus Covid-19 di kota Tangsel," ujar Airin dalam rilis resmi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel.

Dalam keterangan tertulis itu, Airin akan membuka tak hanya rumah ibadah, tapi juga pasar modern dan tradisional. "Rumah ibadah boleh dibuka pada awal Juni 2020, begitu pula pasar modern dan pasar tradisional. Sementara untuk pendidikan akan menyusul kemudian," jelasnya.

Sementara, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, mengingatkan, dibukanya kembali rumah ibadah bukan berarti virus corona atau Covid-19 sudah hilang.

Warga Tangsel tetap harus menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mengenakan masker dan mencuci tangan "Hal paling penting yang harus tetap dilakukan oleh masyarakat adalah kedisiplinan dalam mematuhi aturan pemerintah seperti memakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan dengan sabun, dan tidak berkerumun," ujar Rojak.