Oknum Collector FIF Unit Keruak H Terindikasi Melakukan Pengacaman Saat Menagih Nasabah -->

Menu Atas

DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Oknum Collector FIF Unit Keruak H Terindikasi Melakukan Pengacaman Saat Menagih Nasabah

Thursday, 28 May 2020


Lombok Timur- Masyarakat Lombok Timur resah karena ulah beberapa oknum collector (penagih hutang) dari salah perusahaan pembiayaan FIF. Pasalnya oknum collector dari perusahaan tersebut dengan inisial H melakukan penagihan ke salah seorang nasabahnya via telpon dengan nada ancaman. 

Salah seorang sumber yang sekaligus merupakan debitor mengatakan," Kami paham  kalau kami di tagih tapi paling tidak kami didatangi ke rumah sehingga kami bisa menjelaskan kalau memang kami belum bisa bayar tagihan kami, artinya tidak melalui telpon apalagi diikuti dengan kalimat ancaman "kalau sampai dalam batas waktu tertentu kami belum bisa menyetor tagihan, maka sepeda motor kami akan di ambil untuk dititipkan di kantor,"katanya. Ini kan sama saja dengan pencabutan yang sering dilakukan oleh dept collector, "tambahnya. 

Lebih lanjut sumber tersebut mengatakan bahwa kami bukan tidak mau setor tapi karena dampak ekonomi akibat covid-19 saat ini kami berharap bisa diberikan kebijaksanaan oleh perusahaan karena kami saat ini benar-benar dalam kesulitan keuangan,"tuturnya. 

Ketika awak media mencoba untuk mengkonfirmasi hal ini dengan perusahaan pembiayaan FIF Unit Keruak tidak dapat memberikan keterangan yang diharapkan. Yang bersangkutan kemudian mengarahkan awak media untuk menemui kepala cabang FIF di Selong. Menurut Kepala cabang FIF Selong, semua kebijakan yang dilakukan perusahaan telah sesuai prosedur.  Adapun kalau ada yang bertindak diluar aturan itu barangkali oknum yang tentu akan kami tindak lanjut.

Terkait keluhan nasabah yang mengalami kesulitan ekonomi sebagai dampak wabah covid-19 sehingga belum bisa melaksanakan kewajibannya untuk melakukan setoran hutang pembiayaan yang telah diterima dari perusahaan pembiayaan FIF, Kepala Cabang FIF cabang Selong siap membantu para nasabah kalau memang benar-benar keadaan mereka sulit sehingga pantas untuk dibantu, kami harap mereka membawa kontraknya ke bagian keuangan kami, "Pungkasnya. (kam)