Rekonstruksi kasus pemerkosaan gadis dibawah umur, oleh 8 pelaku secara bergilir -->

Menu Atas

DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Rekonstruksi kasus pemerkosaan gadis dibawah umur, oleh 8 pelaku secara bergilir

Tuesday, 23 June 2020


Kapolsek: 7 tersangka. Kekurangan satu tersangka kita gunakan peran pengganti. Kita tampilkan 40 adegan, (23/6).

Tangsel- Rekonstruksi kasus pemerkosaan atau rudapaksa terhadap OR, 16 tahun, warga Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) perlihatkan delapan orang pelaku melampiaskan nafsu bejatnya secara bergantian. Korban sempat dicekoki pil eksimer.

“Kita ganti terbaru dengan 7 tersangka. Kekurangan satu tersangka kita gunakan peran pengganti. Kita tampilkan 40 adegan,” jelas Kapolsek Pagedangan, Ajun Komisaris Efri di kantornya, Selasa (23/6/2020).

Ia jelaskan, Senin kemarin saat masih enam tersangka sudah dilakukan rekonstruksi sebanyak 37 adegan. Tetapi dengan bertambahnya satu tersangka lagi maka harus ganti dengan yang terbaru.

Dari hasil rekonstruksi tersebut, para pelaku menggambarkan mulai dari proses pertemuan dan chatting di media sosial facebook oleh tersangka FF yang berstatus sebagai pacar korban.

“Kita simpulkan semuanya mulai proses pertemuan, ngobrol, merencanakan persetubuhan secara bergantian. Setelah melakukan itu masing-masing, kemudian korban diantar sampai di gang rumahnya saja,” ungkap Efri.

Dalam kasus pemerkosaan itu, terungkap bahwa pelaku FF (pacar OR) adalah pelaku pertama yang melakukan pemerkosaan baik di tanggal 10 April dan 18 saat kejadian.

“Pertama yang melakukan oleh pacarnya FF, sampai adegan bagaimana menyetubuhi, sesuai BAP pelaku-pelaku lainnya berurutan memeragakan itu,” jelas dia.

Dari reka ulang kejadian pemerkosaan itu, terungkap bahwa 8 pelaku tersebut, secara terus menerus (bergiliran) melakukan pemerkosaan terhadap korban.

“Ada jeda juga kurang lebih 10 menit, ada juga yang langsung. Tapi umumnya secara berkelanjutan (tanpa jeda),” ucap dia.

Berdasarakan keterangan dari rekonstruksi yang dilakukan tertutup di Mapolsek Pagedangan itu, peristiwa pemerkosaan yang dilakukan di rumah tersangka SU alias Jisung dan S alias K itu, juga terdapat orang tua, istri dan anak-anak pelaku S alias K.

“Ada orang tuanya tapi menurutnya orang tua, istri dan anak sudah tidur. Karena kejadian itu dilakukan diatas pukul 01.00 WIB,” tutupnya.