Begini penjelasan, Paket Bansos Menumpuk di Stadion Patriot Candrabhaga -->
DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Begini penjelasan, Paket Bansos Menumpuk di Stadion Patriot Candrabhaga

Thursday, 23 July 2020


Paket bansos tidak dapat diberikan untuk warga terdampak korona yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Lantaran jumlah warga yang terdampak ribuan orang.

Bekasi - Sejumlah paket bantuan sosial pandemi covid-19 masih menumpuk di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi,Selasa, 21 Juli 2020. Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan bansos yang belum terdistribusi itu berasal dari salah satu kementerian.

"Ini besok mau dipakai seribu untuk teman-teman yang positif, nanti dikasih paketnya itu ada obat, ada vitamin, ada bansos satu (paket) ini untuk tujuh hari," kata dia di Bekasi, Selasa 21 Juli 2020.

Rahmat mengaku telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi untuk mengevaluasi kelaikan bansos. Isi dari paket bansos akan diseleksi lagi.

"Jangan barang rusak dibagikan, nanti diomelin. Yang masih bisa, diseleksi," ujarnya.

Dia menuturkan, paket bansos tidak dapat diberikan untuk warga terdampak korona yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Lantaran jumlah warga yang terdampak ribuan orang.

"Makanya ini tentunya ada hal-hal yang in case. Artinya yang mendadak-mendadak," ujar Rahmat.

Sebelumnya, Pendiri Kawal Bansos, Ari Nurcahyo menyebut bantuan sosial kerap dipolitisasi. Hal itu membuat manajemen data penerima bansos amburadul.

"Karena tidak ada manajemen tunggal terkait pendataan," kata Ari dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin, 20 Juli 2020.

Ari mengatakan, data penerima bansos seharusnya satu pintu yakni dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data tersebut harus terkoneksi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Namun, praktiknya di lapangan, penerima bansos berdasarkan Kartu Keluarga (KK). Sedangkan penerima Kartu Prakerja berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Ini kan beririsan makanya kisruh. Apalagi Kartu Prakerja awalnya tidak didesain sebagai bansos covid-19," ujar dia.