Buka di Masa Transisi, Diskotik Top One Digrebek -->
DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Buka di Masa Transisi, Diskotik Top One Digrebek

Friday, 3 July 2020


Satpol PP melakukan penggerebekan di Diskotik Top One.

Jakarta – Sekitar 100 orang terjaring razia di Diskotek Top One, Daan Mogot, Duri Kepa, Jakarta Barat, Jumat (3/7/2020).

Kasie Operasional Satpol PP Jakarta Barat Ivand Sigiro mengatakan, sekitar 100 orang yang terjaring itu terdiri dari perempuan dan laki-laki.

“Kami masih pendataan ya. Kurang lebih 100 orang, baik perempuan, maupun laki-laki,” ujar Ivand ditemui di lokasi.

Disinyalir, mereka merupakan pemandu lagu serta pengunjung diskotek yang sudah di sana sejak malam.

Sementara itu Ivand mengungkapkan, pihaknya menggerebek diskotek pada pagi hari lantaran sejak semalam, dilakukan pemantauan pergerakan aktifitas di sana. Begitu pemantauan dirasa cukup, pihaknya langsung bergerak dan menggerebek tempat hiburan malam tersebut.

“Ya kami dan teman Dinas Pariwisata sudah memantau dari malam. Melakukan pemantauan dulu, kami rasa sudah cukup, kami lakukan pemeriksaan ke dalam,” terangnya.

Ia mengaku sempat ada kendala saat hendak menggerebek diskotek itu. Alasannya, para karyawan dan pengunjung diskotek bersembunyi. Sehingga membuat petugas terpaksa memaksa masuk.

“Tadi kita sempet mengalami kesulitan beberapa pengunjung yang engga mau keluar. Ngumpet di beberapa ruangan dan di tangga darurat,” sambungnya.

Adapun 100 orang yang terjaring itu akan didata untuk diperiksa identitasnya. Mereka yang tak mengenakan masker saat itu juga akan dikenakan sanksi sosial.

“Kalau para pekerjanya karena hampir semuanya mayoritas domisili DKI Jakarta. Jadi nanti koordinasi dg Dinas Kesehatan, tidak perlu lakukan rapid test lagi karena domisilinya Jakarta,” tandas Ivand. (RND/wd)