Bocah 12 tahun dibacok begal di Bekasi, setelah diselidiki maling kotak amal -->

Menu Atas

DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Bocah 12 tahun dibacok begal di Bekasi, setelah diselidiki maling kotak amal

Monday, 28 September 2020

 


Ia menekan kaca kotak amal bagian atas dengan tangannya. Kotak amal itu jebol.


Bekasi - Seorang bocah 12 tahun di Bekasi, melapor ke polisi dan mengaku bahwa dirinya jadi korban begal. Namun, setelah diselidiki, ternyata bocah tersebut maling kotak amal masjid. 


Bagaimana ceritanya?

Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede AKP Supriyanto mengatakan peristiwa itu terjadi di Musala Ar-Rahman, Pondok Melati, Kota Bekasi, Kamis (23/9) lalu. Mulanya, bocah berinisial NA itu hendak mencuri kotak amal.


Ia menekan kaca kotak amal bagian atas dengan tangannya. Kotak amal itu jebol. Namun, tangannya terluka terkena goresan kaca dan darah bocah itu berceceran.


"Kotak amalnya kan atasnya kaca tuh, itu dari atas dia nekan, begitu ditekan, tangan masuk, kena kaca," ujar Supriyanto,Senin (28/9/2020).


Bocah itu kemudian mengarang cerita ketika dia melihat ternyata banyak warga di sekitar TKP. Ia kemudian membuat laporan ke polisi, mengaku habis dibegal.


"Dia buat laporan di Polres kalau dia dibegal," kata Supriyanto.


Supriyanto menyebut bocah itu mengaku dibegal di Pasar Kecapi pada pukul 12.00 WIB. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan korban pun divisum.


"Kita telusuri ternyata dia ngambil kotak amal kena kaca tangannya," lanjut Supriyanto.


Motif bocah mencuri duit kotak amal itu adalah masalah ekonomi. Sementara itu, alasan si bocah membuat laporan palsu adalah takut aksi pencuriannya ketahuan.


Supriyanto memastikan tidak ada uang kotak amal yang diambil oleh bocah tersebut. Supriyanto menyebut bocah itu tidak ditahan karena pertimbangan usia.


"Bukan ditahan, yang jelas dia kan sekarang di rumah sakit," kata Supriyanto.


Polisi masih menyelidiki kasus ini. Bocah tersebut masih dimintai keterangan.

"Dimintai keterangan sih pasti," tutup Supriyanto.