Kapolres: Alhamdulillah mahasiswa dan massa dapat diajak berkomunikasi dengan baik -->

Menu Atas

DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Kapolres: Alhamdulillah mahasiswa dan massa dapat diajak berkomunikasi dengan baik

Monday, 12 October 2020



Ratusan Personel Polres Pagaralam Polda Sumsel Amankan Aksi Damai Mahasiswa Tolak Omnibus Law.
 

Pagaralam– Aksi damai menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja kembali digelar mahasiswa dan aliansi aktivis di Gedung DPRD Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (12/10/2020).

Unjuk rasa ini merupakan aksi kedua setelah Jumat (8/10/2020) kemarin, para pendemo tidak bertemu dengan seluruh anggota DPRD yang tengah dinas luar.

Hari ini pengunjuk rasa yang melakukan demonstrasi dikawal ketat oleh 294 personel Polres Pagaralam dan 1 Pleton  Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polres Empat Lawang sebanyak satu pleton.

Tak hanya itu, petugas Polres Pagaralam juga dibantu anggota TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (PP).

Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara, SIK, MH mengatakan, dalam aksi damai yang digelar mahasiswa dan masyarakat ini, pihaknya menerjunkan kekuatan penuh.

“Kita terjunkan semua anggota dari semua unit yang ada di Polres Pagaralam. Bahkan kita juga meminta BKO dari Polres Empat Lawang,” ujar AKBP Dolly.

Sebelum masuk ke halaman Gedung DPRD Pagaralam mahasiswa diminta petugas gabungan untuk tidak melakukan aksi anarkis dan merusak aset negara.

“Alhamdulillah mahasiswa dan massa dapat diajak berkomunikasi dengan baik dan mereka mengikuti aturan kita,” kata Kapolres.

Sementara itu, Kordinator Lapangan (Korlap) Demonstrasi, Iwan mengatakan, massa yang melakukan aksi sebanyak 150 orang dan mewakili banyak kampus baik di dalam maupun luar Pagaralam.

“Kami membawa sekitar 150 orang massa. Kita juga membawa enam tuntutan untuk disampaikan ke DPRD Pagaralam. Harapan kita DPRD Pagaralam bisa menyampaikan aspirasi ke DPR RI,” ujarnya.