NKRI Permanen : Miris Aktivis KAMI Ditahan Bak Teroris -->

Menu Atas

DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

NKRI Permanen : Miris Aktivis KAMI Ditahan Bak Teroris

Friday, 16 October 2020


Foto : Simon Metalmety Aktifis asal Papua dan ketua presidium NKRI Permanen.


Jakarta- Ketua Presidium NKRI Permanen Simon Metalmety menganggap pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Kiai Maruf Amin telah menelanjangi nasib aktivis yang memperjuangan nasib bangsa dan negeri.


Aktivis asal Papua ini menyoroti tentang kasus penangkapan dua deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat.


" NKRI Permanen miris melihat senior KAMI dipertontonkan layaknya teroris, sebuah kenyataan pahit nasib negeri ini," jelas Simon dalam keterangan pers, Sabtu (17/10/2020).


NKRI Permanen meminta kepada Presiden bersikaplah yang arif dan bijaksana jika mengakui sebagai presidennya rakyat .


" Ya! bila memang sebagai presiden yang cinta rakyat dan menjunjung tinggi hak berdemokrasi bebaskan sahabat sahabat NKRI Permanen yang ditahan laksana penjahat perang dan teroris," beber Simon menangis menyaksikan para aktivis KAMI diborgol tangannya.


Dia mengakui sempat menangis melihat semua adegan yang dipertontonkan dalam sebuah tayangan di televisi swasta. " Kalau mau jujur, bebaskan Syahganda beliau adalah senior saya sejak rezim orba dan presidium KAMI adalah orang orang hebat juga pernah dikorbankan dalam sejarah negeri ini, Kenapa Rezim ini mengulang sejarah kelam Indonesia? cetusnya.


Dia pun menyesali sikap pemerintahan dalam menanggapi kritikan dan tuntutan dari sebagian masyarakat selalu dianggap tindakan kejahatan perang.


" Secara pribadi tolong pak Jokowi bebaskan  para aktivis KAMI karena mereka juga pernah membuat sejarah di negeri ini dan bukan penjahat perang," tandas Simon .*