Pengembangan kasus narkotika di Rutan kelas II B Menggala, Polisi tangkap bandar narkoba -->

Menu Atas

DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Pengembangan kasus narkotika di Rutan kelas II B Menggala, Polisi tangkap bandar narkoba

By: PAWARTA tv
Wednesday, 18 November 2020

 



Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Ungkap Bandar Narkotika Untuk Lima Warga Binaan Rutan Kelas II B Menggala.


Tulang Bawang- Seorang pria berinisial SA (22), warga Kampung Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang.

"Pria yang kesehariannya berprofesi tani, ditangkap oleh petugas kami hari Selasa (17/11/2020), sekira pukul 02.00 WIB, saat sedang berada di rumahnya di Kampung Gedung Karya Jitu," ujar Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK, melalui Kasatres Narkoba AKP Anton Saputra, SH, MH, Rabu (18/11/2020).

AKP Anton menjelaskan, penangkapan terhadap pria yang diduga kuat sebagai Bandar Narkotika ini merupakan pengembangan dari pengungkapan kasus Narkotika di Rutan Kelas II B Menggala.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kami terhadap lima warga binaan Rutan Kelas II B Menggala yang telah lebih dahulu ditangkap pada Kamis (12/11/2020), sekira pukul 15.00 WIB, di Kamar Blok C, Nomor 2, di dalam Rutan Kelas II B Menggala, mengarah kepada pelaku ini.

Sehingga petugas kami langsung bergerak cepat mencari dimana keberadaan pelaku, berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, akhirnya pelaku berhasil ditangkap saat sedang berada di rumahnya dan langsung dilakukan penggeledahan.

"Hasilnya, petugas kami berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,17 gram, yang disimpan oleh pelaku di bawah bantal di dalam kamar rumahnya," jelas AKP Anton.

Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar.
(ID)