Pelebaran jalan Rawa Buntu terkendala pembebasan lahan -->

Breaking news

News
Loading...

Pelebaran jalan Rawa Buntu terkendala pembebasan lahan

Saturday, 2 January 2021



"Ada delapan segmen bidang lahan yang belum bisa kami bayarkan karena keterbatasan anggaran". 


Tangerang Selatan - Pekerjaan pelebaran jalan Rawa Buntu, di Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, terkendala pembebasan lahan, karena terkendala covid-19. Saat ini, proses pelebaran jalan telah selesai 85 persen.
 

"Ada delapan segmen bidang lahan yang belum bisa kami bayarkan karena keterbatasan anggaran. Delapan segmen ini sudah kita inventarisasi untuk dianggarkan secepatnya," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Tangerang Selatan, Budi Rachmat, dikonfirmasi, Sabtu, 2 Januari 2020.
 
Dia menyebutkan, delapan segmen yang belum dibebaskan dengan luas perkiraan 500 meter persegi. Dia memperkirakan pembebasan delapan segmen membutuhkan biaya kurang lebih Rp80 miliar.

"Berdasarkan harga NJOP di sana 15 juta per meter. Tapi pemilik lahan meminta antara Rp20 sampai Rp25 juta per meter. Tahun ini kita inventarisasi dulu. Anggaran kurang lebih Rp100 miliar sekian itu untuk inflitrasi, apraisal dan lain lain. Paling tahun depan paling cepat di ABT (anggaran belanja tambahan) karena kalau murni belum ada tapi inventarisasi sudah ada," ucap Budi.

Budi menjelaskan, proyek pengerjaan pelebaran Jalan Rawa Buntu pada 2020 menghabiskan anggaran kurang lebih Rp17,9 miliar. Proyek mulai dikerjakan awal September hingga akhir Desember 2020.
 
"Kurang lebih panjang jalan 1,3 Kilometer dengan area lahan yang dibangun 38 ribu meter persegi yang lahanya merupakan hibah pengembang BSD tahun 2017 lalu," jelas dia.
 
Budi menerangkan, dengan penambahan pekerjaan lebar jalan tersebut, saat ini lebar jalan menjadi 27 meter dengan penambahan lajur menjadi enam lajur. Yakni tiga lajur sisi kanan dan tiga lajur sisi kiri.
 
"Untuk tahun ini anggaran Rp 17,9 miliar untuk yang dibagun sekarang untuk pekerjaan hotmix selebar 27 meter, betonisasi, kanstin, marka jalan, saluran, crossing dan lain - lain. Kalau pedestrian itu oleh bidang lain," jelas dia.
 
Meski belum sepenuhnya terbangun, Budi memastikan pelebaran jalan Rawa Buntu sepanjang 1,3 Kilometer sudah bisa mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi. Pihaknya berharap pembebasan jalan dan pekerjaan selanjutnya cepat terealisasi.
 
“Tapi saat ini masalah kesehatan menjadi fokus utama Pemkot Tangsel,” ucap dia.