Darah Tinggi ! Coba alternatif obat alami, berikut 7 jenis obat alami,... -->

Breaking news

News
Loading...

Darah Tinggi ! Coba alternatif obat alami, berikut 7 jenis obat alami,...

Wednesday, 9 June 2021

Dok. istimewa


Jakarta - Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi kronis yang tidak bisa disembuhkan. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki riwayat darah tinggi perlu mengontrol tekanan darahnya agar terhindar dari komplikasi hipertensi. Selain menerapkan gaya hidup sehat dan mengonsumsi obat darah tinggi, banyak orang mencari alternatif lain untuk mengatasi hipertensi. Salah satunya dengan obat herbal hipertensi atau cara alami lainnya untuk menurunkan tekanan darah tinggi.



Lantas, benarkah ada alternatif lain yang bisa menyembuhkan hipertensi? Apa saja obat herbal atau tradisional dan cara alami yang biasa orang gunakan untuk hipertensi? dilansir dari laman Hellosehat.com, (9/6). Obat herbal penurun tekanan darah tinggi yang alami:


Obat herbal merupakan produk yang dibuat dari tanaman untuk mengobati penyakit tertentu atau menjaga kesehatan tubuh. Jenis obat ini umumya memiliki beragam bentuk, seperti kapsul, bubuk, cair, atau tanaman yang sudah dikeringkan dan dicincang. Cara menggunakannya pun beragam, ada yang langsung ditelan seperti pil, diminum, atau diseduh seperti teh.


Menggunakan obat-obatan herbal tersebut untuk hipertensi sebenarnya tidak dilarang. Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, sebab beberapa obat herbal justru berbahaya karena bisa berinteraksi dengan obat hipertensi yang Anda konsumsi. Bahkan, beberapa obat herbal pun dapat membuat hipertensi Anda semakin parah.


Anda pun perlu ingat bahwa tidak ada satupun obat herbal yang dapat mengobati tekanan darah tinggi. Penggunaan cara alami ini hanya dapat membantu Anda mengontrol tekanan darah. Bahkan, beberapa di antaranya pun memerlukan penelitian lanjutan untuk membuktikan kefektifannya.


Berikut berbagai tanaman dan rempah yang bisa Anda temukan secara mudah dan digunakan di rumah untuk membantu mengontrol hipertensi:


1. Bawang putih


Bawang putih umumnya digunakan sebagai salah satu rempah yang wajib ada di setiap masakan. Namun ternyata, bawang putih juga bisa menjadi obat herbal untuk menurunkan darah tinggi secara alami.


Studi literatur yang dipublikasikan Pharmacognosy Review pada 2011 menunjukkan bahwa bawang putih dapat menurunkan tekanan darah, terutama tekanan darah sistolik. Penurunan tekanan darah ini umumnya terjadi pada seseorang dengan jenis hipertensi esensial atau primer.


Senyawa allicin dalam bawang putih diyakini sebagai kandungan yang berperan dalam penurunan tekanan darah tersebut. Senyawa ini bekerja dengan meningkatkan produksi oksida nitrat dalam tubuh yang dapat membuat pembuluh darah lebih rileks sehingga tekanan darah pun menurun. Selain itu, bawang putih juga diketahui dapat menurunkan kolesterol, yang merupakan salah satu faktor penyebab hipertensi.


Akan tetapi, bawang putih sebagai obat bisa berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, terutama obat antikoagulan. Oleh karena itu, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter Anda sebelum menggunakan bawang putih sebagai obat alami atau herbal untuk hipertensi.


Untuk dijadikan obat, bawang putih dapat dikonsumsi mentah atau dijadikan dalam bentuk ekstrak cair, minyak, atau bubuk. Namun, Anda pun bisa memasukkan bawang putih pada masakan Anda.


2. Kayu manis


Kayu manis sering digunakan untuk menambah rasa pada beberapa masakan. Namun ternyata, rempah jenis ini juga bisa digunakan sebagai salah satu obat hipertensi tradisional.


Sebuah studi yang dipublikasikan di journal Nutrition menyebutkan bahwa kayu manis berhubungan dengan penurunan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik, pada orang dengan diabetes tipe 2. Meski demikian, kayu manis belum terbukti secara langsung dapat mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dibutuhkan untuk membuktikannya.


Seperti diketahui, diabetes memang merupakan salah satu penyebab hipertensi, terutama hipertensi sekunder. Kondisi ini bisa terjadi karena resistensi insulin pada penderita diabetes dapat menyebabkan naiknya tekanan darah.


3. Jahe


Selain untuk menghangatkan tubuh, jahe juga termasuk dalam obat herbal yang sering digunakan untuk menurunkan darah tinggi secara alami. Penelitian yang dilakukan pada hewan membuktikan bahwa jahe bisa meningkatkan sirkulasi darah dan mengendurkan otot-otot di sekitar pembuluh darah.


Zat aktif dalam jahe, yaitu saponin, flavonoid, amine, alkaloid, dan terpenoid, terbukti dapat meningkatkan relaksasi pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah, pada tikus. Meski demikian, penelitan mengenai efek jahe pada tekanan darah manusia masih belum begitu banyak dan umumnya masih menggunakan dosis yang rendah. Hasil dari penelitiannya pun belum begitu meyakinkan.


Namun, dilansir dari Cleveland Clinic, salah satu manfaat jahe, yaitu menurunkan kadar kolesterol. Adapun kolesterol merupakan salah satu penyebab hipertensi.


4. Seledri


Bahan alami lain yang dapat Anda jadikan sebagai obat herbal untuk tekanan darah tinggi adalah seledri. Tanaman hijau ini mengandung zat kimia alami yang disebut dengan phthalide.



Phthalide dapat membantu mengendurkan jaringan-jaringan yang terdapat di dinding pembuluh arteri, sehingga tekanan darah Anda dapat menurun. Selain itu, kandungan magnesium dan kalium di dalam seledri juga dapat membantu menjaga tekanan darah normal.


Oleh karena itu, mulailah tambahkan seledri dalam menu harian Anda sebagai obat herbal untuk menurunkan darah tinggi secara alami. Anda bisa membuatnya menjadi jus lalu ditambahkan dengan madu agar lebih nikmat atau ditambahkan dengan cuka yang diyakini dapat meredakan pusing, sakit kepala, dan nyeri bahu yang terkait dengan gejala hipertensi.


5. Basil


Selain bermanfaat sebagai bumbu penyedap masakan, daun basil juga merupakan obat herbal yang mengandung banyak manfaat untuk kesehatan Anda, termasuk tekanan darah tinggi .


Bumbu dapur ini bekerja menyerupai obat calcium-channel blocker, yaitu salah satu jenis obat hipertensi yang sering kali diresepkan dokter. Pasalnya, ekstrak dari daun basil mengandung eugenol, yaitu zat kimia yang dapat memblokir reaksi kalsium yang bisa menyempitkan pembuluh darah.


6. Akar kucing


Pernah dengar tanaman bernama akar kucing atau cakar kucing? Tanaman ini sering kali digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati berbagai penyakit, salah satunya obat alami penurun darah tinggi.


Serupa dengan daun basil, akar kucing sebagai obat darah tinggi alami dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan cara menghambat kalsium di dalam sel-sel tubuh Anda. Anda bisa menemukan obat darah tinggi alami ini dalam bentuk suplemen di apotek.


7. Kapulaga


Rempah lain yang dapat Anda manfaatkan sebagai obat herbal untuk penurun tekanan darah tinggi adalah kapulaga. Kapulaga biasa digunakan sebagai tambahan penyedap, terutama di Asia Selatan, seperti India. Namun, rempah ini juga mudah ditemukan dan sering digunakan di Indonesia.


Sebuah studi yang dipublikasikan oleh Journal of ethnopharmacology menyebutkan, kapulaga dapat menurunkan tekanan darah dengan menghambat reaksi kalsium di dalam tubuh. Serupa dengan daun basil dan akar kucing, kapulaga memunculkan reaksi pada tubuh yang sama seperti kerja obat hipertensi calcium-channel blocker.


Selain mengonsumsi bubuk kapulaga langsung sebagai obat alami hipertensi, Anda pun dapat mencampurkan kapulaga di masakan Anda. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan manfaat obat tradisional hipertensi ini secara maksimal.


Selain bahan-bahan alami di atas, beberapa makanan juga terbukti bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Makanan penurun darah tinggi ini umumnya mengandung beberapa vitamin dan mineral untuk hipertensi yang baik untuk kesehatan jantung, pembuluh darah, dan ginjal, yang pada akhirnya berpengaruh pada tekanan darah.