Momen lucu saat Kapolda Metro Jaya berkunjung ke SPN di Bogor -->

Momen lucu saat Kapolda Metro Jaya berkunjung ke SPN di Bogor

By: M Abdul Rosyid
Saturday, 5 June 2021


Kisah Daniel, Siswa SPN Lido Bikin Kapolda Metro Jaya Terkenang Masa Lalu.


Jakarta - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran melaksanakan kunjungan ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya di Cigombong, Bogor, Rabu (2/6/2021) lalu. Kapolda meninjau proses pembelajaran siswa.


Ada momen lucu yang terlihat saat Kapolda Metro memeriksa barisan siswa-siswa dan berdialog dengan seorang siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) bernama Daniel Stephan Nadapdap asal Kalimantan Utara (Kaltara).


Seperti dikutip dari laman akun Instagram resmi Polda Metro jaya, @poldametrojaya, Sabtu (5/6/2021), Irjen Pol  Fadil yang mengetahui siswa itu dari Kalimantan Utara bertanya siapa nama Kapolda Kaltara.


Momen lucu terjadi saat Irjen Pol Fadil menyapa salah satu siswa bernama Daniel Stephan Nadapdap asal Kalimantan Utara. Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Fadil mengetes pengetahuan Daniel dan menanyakan nama Kapolda Kalimantan Utara.


"Siap lupa, Jenderal! Siap salah, Jenderal!" jawab Daniel menjawab pertanyaan Kapolda Irjen Pol Fadil.


Mendengar jawaban itu, Irjen Pol Fadil kembali menanyakan nama Kapolda Metro Jaya. Kemudian, Daniel mengaku tahu identitasnya, namun tak tahu nama lengkapnya. Siswa SPN itu mengaku belum pernah bertemu dengan Kapolda Metro Jaya.


"Iya di mana? Hari ini di mana?" kata Irjen Pol Fadil sambil memegang bahu Daniel.


Siswa SPN itu kemudian menjawab pertanyaan Irjen Pol Fadil dengan lirikan mata. "Siap di samping saya, Jenderal!" ujar Daniel.


Tindakan tersebut kemudian mengundang tawa Irjen Pol Fadil bersama peserta lainnya. Selanjutnya, jenderal bintang dua itu pun mengajak siswa itu berkenalan.


"Kenalan dulu kita, perkenalkan saya Kapolda Metro Jaya. Senang bertemu dengan Bapak," ujar Fadil sambil menjabat tangan Daniel.


Irjen Pol Fadil memaklumi apabila siswa SPN Polda Metro Jaya terkadang lupa dengan hal-hal kecil. Kapolda  pun mengenang saat dirinya harus menjalani banyak kegiatan saat menempuh sekolah dinas.


"Yaa, begitulah namanya menjadi siswa, banyak hal sederhana tetapi terkadang menjadi rumit, karena banyaknya kegiatan dan banyak tekanan psikologis," jelas Irjen Pol Fadil.


"Kita digembleng bukan hanya intelektualitas, kepemimpinan, dan fisik. Namun juga mental. Siswa diberi beban yang memberikan tekanan sampai kepada batas masing masing sebagai manusia. Semuanya untuk bekal menjadi Bhayangkara negara," tukas Irjen Pol Fadil. (*)