Kapal perang angkatan laut Australia berada di Indonesia dalam rangka apa? -->

Breaking news

News
Loading...

Kapal perang angkatan laut Australia berada di Indonesia dalam rangka apa?

Tuesday, 26 October 2021

Kapal Perang Australia Kunjungi Indonesia Dalam Misi Pelayaran Indo-Pacific Endeavour 2021.


Jakarta - Kapal Perang Angkatan Laut Australia HMAS Canberra mengunjungi Indonesia dalam rangka misi pelayaran Indo-Pacific Endeavor 2021 (IPE21), bertempat di Jakarta International Container Terminal (JICT 2), Tanjung Priok, Jakarta (25/01/2021).


IPE21 merupakan suatu kegiatan pelayaran yang dilakukan Kapal Perang Angkatan Laut Australia setiap dua tahun ke seluruh wilayah Asia Tenggara, dan dirancang untuk meningkatkan kerja sama Angkatan Bersenjata Australia dalam hal ini Angkatan Lautnya dengan mitra dekatnya di kawasan.


Dalam sambutannya, Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams mengatakan bahwa IPE 21 merupakan peluang untuk meningkatkan interoperabilitas antar Angkatan Bersenjata, meningkatkan koordinasi dan yang terpenting untuk memperkuat komitmen bersama menjaga stabilitas keamanan di kawasan.


Lebih lanjut dikatakan, Angkatan Bersenjata Australia dan TNI telah bekerja dan berlatih bersama sejak tahun enam puluhan. Kerjasama ini menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan perdamaian dan kemakmuran untuk Australia, Indonesia dan juga untuk kawasan Indo Pasifik.


Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Australia juga menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa KRI Nanggala-402. “Rakyat Australia turut berduka atas musibah yang menimpa KRI Nanggala-402 beserta seluruh awaknya bulan April tahun ini. Nanggala dan ke-55 awak pemberaninya akan tetap selamanya berada dalam hati kami,” ujarnya.


Sementara itu, Komandan Indo-Pacific Endeavor 2021, Commodore Mal Wise menyampaikan bahwa Indo-Pacific Endeavour merupakan kegiatan keterlibatan Australia di Asia Tenggara serta mewakili komitmen pemerintah Australia untuk lebih memperkuat kemitraan regional.


“Australia dan Indonesia memiliki banyak kepentingan bersama, di antaranya adalah perbatasan maritim bersama, dan komitmen untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan. Kami sangat senang bisa kembali ke Indonesia. Indonesia bukan hanya salah satu tetangga terdekat Australia tetapi juga salah satu teman terkuat kami,” tuturnya.


Selama sandar di Jakarta, HMAS Canberra akan menyelenggarakan lokakarya tentang Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana, Keamanan Maritim serta Transfer of Teknologi (ToT) pesawat Hercules yang dioperasikan oleh Indonesia dan Australia.


Dalam acara tersebut, dilaksanakan pula penyerahan secara simbolis sumbangan tali asih dari Kru Satuan Kapal Selam Australia kepada ahli waris kru KRI Nanggala-402 yang diserahterimakan dari Atase Laut Australia Captain Rod Griffith kepada Kolonel Laut (S/W) Faurna Lusiani Pakpahan, S.E., M.M., selaku Kepala Sub Dinas Kesejahteraan Personel (Kasubdisjahpers) Dinas Perawatan Personel Angkatan Laut (Diswatpersal) untuk selanjutnya diserahkan kepada ahli waris kru KRI Nanggala-402.


Turut hadir dalam acara tersebut, Duta Besar Australia untuk Indonesia Ms. Penny Williams, Danlantamal III Jakarta Brigjen TNI Umar Farouq, S.A.P., Waasops Panglima TNI Marsma TNI Kustono, S.Sos., Atase Pertahanan Australia Brigadier General Justin Roocke, Atase Laut Australia Captain Rod Griffith dan Kasubdisjahpers Diswatpersal Kolonel Laut (S/W) Faurna Lusiani Pakpahan, S.E., M.M. (rs/*)