Tangerang Selatan: Korban Tawuran, seorang ABG tewas mengenaskan -->

Breaking news

News
Loading...

mgid

adsense

Tangerang Selatan: Korban Tawuran, seorang ABG tewas mengenaskan

By: Tim Pawarta INVESTIGASI
Sunday, 22 November 2020



Usai melakukan aksinya, para pelaku lantas kabur. Sementara rekan korban yang menyaksikan kejadian itu segera turun dari kendaraan dan melarikan temannya ke Rumah Sakit Sari Asih, Ciledug. Karena mengalami luka parah, nyawa korban tak tertolong.


Tangerang Selatan- Seorang remaja berinisial IH (15) tewas mengenaskan usai disabet celurit di Jalan Graha Raya Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel). Pelakunya diduga dari kelompok berbeda yang memang sudah berencana untuk melakukan tawuran.

Peristiwa itu berlangsung pada Kamis 19 November 2020 dini hari. Korban bersama rekannya sedang berboncengan mengendarai sepeda motor. Namun sesampainya di lokasi, tiba-tiba muncul kawanan pelaku dan langsung menyabetkan celurit ke arah lehernya.

"Jadi mereka mau tawuran. Pelaku langsung mengayunkan celurit yang mengenai leher sebelah kanan korban," ungkap Kanitreskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Sumiran, kepada Okezone, Minggu (22/11/2020). 

Usai melakukan aksinya, para pelaku lantas kabur. Sementara rekan korban yang menyaksikan kejadian itu segera turun dari kendaraan dan melarikan temannya ke Rumah Sakit Sari Asih, Ciledug. Karena mengalami luka parah, nyawa korban tak tertolong.

"Korban sempat mendapat perawatan, namun akhirnya meninggal dunia," katanya.

Pihak kepolisian sendiri masih terus melakukan penyelidikan atas kejadian ini. Beberapa saksi dari rekan korban turut dimintai keterangan. Dari penyelidikan sementara diketahui jika kelompok korban dan pelaku sudah berencana menggelar tawuran di satu tempat.

"Yang pasti mereka memang mau tawuran malam itu," ucap Sumiran. 

Tawuran remaja memang hampir sering terjadi di kawasan Pondok Aren. Dengan berbagai pemicu yang cenderung sepele, para kelompok remaja itu nekat saling menghabisi. Kejadian demi kejadian terus berulang, meski sudah banyak nyawa melayang.

"Masih kita selidiki lagi. Kita juga sudah antisipasi dengan rutin gelar patroli," tukasnya. ''.