Polda Jabar: Bijak dalam menggunakan medsos, waspada terhadap hoaks -->

BABE

Polda Jabar: Bijak dalam menggunakan medsos, waspada terhadap hoaks

By: M Abdul Rosyid
Wednesday, 24 February 2021


Masyarakat untuk menjadi command center dalam memerangi hoaks di media sosial.

Pameungpeuk - Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi Adimulan Chaniago, S.I.K., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polsek Pameungpeuk Polresta Bandung. Kunjungan kali ini Kombes Pol Erdi mengisi materi di acara sosialisasi bersama perwakilan elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung.

Sosialisasi ini digelar di Gedung Graha BMT Dana Akhirat Kp. Arjasari Rt.03 Rw.06 Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (24 Februari 2021).

Selain Kabid Humas Polda Jabar, acara ini juga dihadiri oleh Dr Gugun Gunardi perwakilan dari UNPAD, Camat Arjasari dan didampingi Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan SIK MM bersama Kapolsek Pameungpeuk AKP Ivan Taufiq SH Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari perwakilan para tokoh pemuda desa, dan Para Kades warga masyarakat sekitar lokasi.

Pada kesempatan tersebut, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, S.I.K., M.Si., menyampaikan teknis kinerja humas. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadi command center dalam memerangi hoaks di media sosial.

"Mari sama-sama kita bijak dalam menggunakan media sosial, waspada terhadap hoaks. Saring terlebih dahulu sebelum di share," pesa Kombes Pol. Erdi kepada peserta kegiatan yang hadir.

"Semoga sosialisasi ini dapat disebarluarkan kembali oleh para peserta, mulai dari lingkungan keluarga, tetangga, masyarakat sekitar dan pekerjaan," tambahnya.

Kombes Pol Erdi juga mengajak masyarakat khususnya di Kecamatan Arjasari untuk memaksimalkan pelaksanaan PPKM Mikro. Selain itu juga meningkatkan fungsi Posko Covid-19 hingga ketingkat desa dan dusun dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

"Mari sama-sama kita selalu mempedomani protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan cara yang sederhana yakni menerapkan 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan, guna memutus rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Selama kegiatan berlangsung tetap mengedepankan protokol kesehatan. Dimana setiap peserta diwajibkan memakai masker, dilakukan pengecekan suhu dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan dan diatur jarak sosial saat kegiatan. (*)