JK Sebut Rizal Ramli Omong Besar,.. -->

Breaking news

News
Loading...

mgid

adsense

JK Sebut Rizal Ramli Omong Besar,..

By: Tim Pawarta INVESTIGASI
Monday, 14 June 2021

Dok. istimewa


JK mengatakan jika Rizal Ramli sebagai orang yang banyak bicara dan tidak bisa menjadi pemimpin.


Jakarta - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), membongkar rahasia Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia, Rizal Ramli.


Dalam video yang diunggah Karni Ilyas Club pada 6 November 2020 tersebut, JK mengatakan jika Rizal Ramli sebagai orang yang banyak bicara dan tidak bisa menjadi pemimpin.


Tak hanya itu, JK menyebut jika era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rizal Ramli pernah gagal menjadi Menteri BUMN dan Menteri Keuangan (Menkeu). Baca Juga: Rizal Ramli Suruh Jokowi Mundur, Ferdinand Beraksi: Mundur atau Mundul? Netizen Ikutan: Lizal, Lizal


Hal tersebut sekaligus menjawab pernyataan Rizal Ramli bahwa ada pihak yang menghalang-halangi dirinya menjadi menteri.  Baca Juga: Bahaya Banget Kalau Orang Ngambekan Si Rizal Ramli Jadi Presiden, Bisa Mendadak Orba..


Namun, JK menyatakan bahwa dirinyalah yang melarang Rizal Ramli menjadi Menteri karena tidak pernah diperhitungkan oleh SBY, dilansir WE Online, (14/6). Menurut JK, saat itu Rizal Ramli ditawari menjadi Menteri Perindustrian namun ia menolak.


“Wah, Anda ini teman tapi tidak adil. Saya kan maunya Menteri Keuangan atau BUMN,” katanya, seperti dilansir, Terkini (14/6/2021).


Lanjutnya, ia juga membeberkan mengapa Rizal Ramli tidak bisa diangkat menjadi Menteri Keuangan.


Menurutnya, saat mendengar kabar Rizal Ramli akan menjadi Menkeu, ada 11 pejabat dari Kementerian Keuangan yang mendatanginya dan mengancam akan mundur.

 

Kata JK, para pejabat mengaku jika Rizal Ramli tidak mengerti persoalan dan suka marah-marah hingga menyebut orang dengan nama binatang.


“Jadi, Rizal ini mungkin pintar tapi tidak bisa pimpin orang,” ungkapnya.


Selain itu, ia juga menyinggung soal Rizal Ramli yang sempat diangkat sebagai Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia di pemerintahan Presiden Joko Widodo periode pertama.


“Nah, waktu zamannya Jokowi, tidak pernah diperhitungkan juga. Hanya karena kasihan Pak Luhut yang datangi terus, ya akhirnya jadi Menko, itupun hanya 10 bulan,” ujarnya.


Menurutnya, jabatan singkat tersebut karena para menteri tidak mau menghadiri rapat jika ada Rizal Ramli.


“Tidak ada yang hadir kalau dipanggil rapat, hanya dikirim Dirjennya saja. Karena tidak bisa pimpin orang. Jadi, ngomongnya besar, menganggap diri pintar, tapi tidak bisa pimpin orang,” kata dia. (*)