Modus Dept Collector Oknum Polisi sekarat -->

Breaking news

News
Loading...

Modus Dept Collector Oknum Polisi sekarat

Friday, 23 July 2021

Dok. istimewa


Saat beraksi, Bripka Joko Albari ditinggal komplotannya dan diamuk warga di Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang.


Deliserdang - Oknum polisi bernama Bripka Joko Albari diamuk massa hingga kondisinya mengenaskan.


Peristiwa itu terjadi di Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang. Aksi itu berlangsung pada Kamis (22/7/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.


Bripka Joko Albari berdinas di Polres Pelabuhan Belawan.


Kanit Reskrim Polsek Beringin Iptu Randy Anugrah mengatakan, Bripka Joko Albari merampok bersama tujuh orang temannya.


Nahas, saat beraksi, Bripka Joko Albari ditinggal komplotannya dan diamuk warga di Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang.


"Pelakunya itu sebenarnya ada delapan orang, dan yang tujuh orang melarikan diri," kata Randy, Jumat (23/7/2021).


Randy memastikan, bahwa aksi Bripka Joko Albari murni perampokan modus leasing.


"Ini bukan debt collector, tapi memang murni begal karena sepeda motor korban itu dibeli cash, bukan kredit," kata Randy.


Namun, Randy tidak tahu persis di satuan mana Bripka Joko Albari berdinas.


Dia mengatakan, saat polisi tiba di lokasi, Bripka Joko Albari sudah tidak sadarkan diri dan sekarat.


Sementara itu, informasi lain menyebutkan, pascadiamuk massa, Bripka Joko Albari sempat dibawa ke RS Patar Asih Beringin.


Karena kondisinya cukup parah, Bripka Joko Albari kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Medan.


"Tadi malam dibawa ke sini sekira pukul 21.00 WIB, tapi sudah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan," kata Humas RS Patar Asih Beringin, Erse.


Terpisah, warga yang diwawancarai mengatakan aksi perampokan ini berlangsung sekira pukul 18.00 WIB pada Kamis (22/7/2021) kemarin.


Saat itu korban atas nama Lismawati (32) yang mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 4342 MBD hendak pulang dari tempat kerjanya di kawasan Tembung.


Sesampainya di Desa Baru, Kecamatan Batangkuis, korban merasa telah diikuti oleh sejumlah pria berpenampilan cepak yang jumlahnya ada delapan orang.


Setelah korban sampai di rumah orangtuanya, Bripka Joko Albari beserta rekan-rekannya memaksa korban untuk menyerahkan sepeda motor miliknya ke pelaku dengan tuduhan jika motor tersebut bermasalah.


Saat itu para pelaku sempat mendorong korban hingga terjatuh, dan motor korban berhasil dibawa kabur.


Seketika, korban teriak sekuat tenaga.


Mendengar ada rampok beraksi, warga Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa berhamburan keluar rumah.


Mereka mengejar para pelaku. Nahas, Bripka Joko Albari terjebak hingga diamuk massa hingga kritis.(*)