Wamendes dilaporkan, "No comment" -->

Breaking news

News
Loading...

Wamendes dilaporkan, "No comment"

Friday, 30 July 2021

Dokumen (ist)


Sebelumnya ada unggahan Karikatur yang menggambarkan lima jari. Pada setiap jari, ada boneka yang saling berkelahi.


Jakarta - Partai Demokrat melaporkan Wakil Menteri Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes) Budi Arie Setiadi ke polisi atas tudingannya menunggangi demonstrasi mahasiswa.


Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Jawa Barat, Leksadharma Kengsiswoyo mengatakan pihaknya telah membawa kasus ini ke Polda Jawa Barat. Demokrat melaporkan Budi terkait penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik.


"Kami laporkan hari ini di Polda Jawa Barat. Kami minta perlindungan hukum karena ini sudah merusak citra dengan adanya (karikatur) tangan ditulis Demokrat itu jelas menunjuk, sebagai seorang wakil menteri seharusnya bijaksana," kata Leksadharma saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (30/7).


Leksadharma menyampaikan pihaknya merasa dilecehkan oleh seorang pejabat negara. Ia menyebut unggahan Budi di media sosial membentuk opini buruk terhadap Partai Demokrat.


Dia berkata melaporkan Budi dengan sejumlah pasal. Beberapa pasal yang digunakan berasal dari Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

     

"Banyak pasal-pasal yang kita utarakan, UU ITE jelas, dia menyebarkan melalui Facebook, UU ITE. Ada pidana juga," tutur Leksadharma.


Dihubungi terpisah, Wamendes Budi Arie Setiadi memilih bungkam atas pelaporan itu. Ia enggan berkomentar sama sekali soal ketegangan dengan Demokrat.


"No comment," kata Budi Arie saat ditanya soal pelaporan DPD Demokrat Jabar.


Sebelumnya, Budi Arie mengunggah karikatur yang menggambarkan lima jari. Pada setiap jari, ada boneka yang saling berkelahi. Ada pula tulisan "DE-MO-K-RA-T" pada lima jari di karikatur tersebut.


"Pakai tangan adik-adik mahasiswa lagi untuk kepentingan syahwat berkuasanya #BONGKARBIANGRUSUH," tulis kalimat di atas karikatur yang diunggah akun Facebook Budi Arie Setiadi, Sabtu (25/7).

(*)