Yusuf Hamka: Saya tadinya mau diperas Rp 20 miliar, -->

Berita Utama

Breaking news

News
Loading...

Yusuf Hamka: Saya tadinya mau diperas Rp 20 miliar,

Thursday, 22 July 2021

Dok. istimewa


Padahal itikadnya baik, yakni ingin langsung melunasi utang-utangnya di bank. 


Jakarta - Pengusaha Jusuf Hamka mengungkap berbagai aksi nakal yang dilakukan oleh bank yang dia alami langsung. Bos jalan tol itu bercerita pernah ingin diperas oleh bank sebesar Rp 20 miliar.


"Saya tadinya mau diperas Rp 20 miliar, katanya harus bayar denda ganti rugi atau apa. Saya bilang nalarnya di mana?" kata Jusuf Hamka kepada Tim Blak-blakan detik.com, Kamis (22/7/2021).


Padahal itikadnya baik, yakni ingin langsung melunasi utang-utangnya di bank. Tapi atas niat baik itu dirinya justru dikerjai oleh pihak bank.


"Lagi susah orang-orang dagangan sepi, ada nasabah mau bayar utang, lunas, semua sekarang pada macet di restrukturisasi, kita mau bayar lunas tapi dikerjain," sebutnya.


Menurutnya itu bukan sekedar perbuatan segelintir oknum melainkan sudah menjadi sindikat.


"Tapi sindikasi sindikat, benar-benar sindikat, berusaha memeras dengan Rp 20 miliar, Rp 20,4 miliar apa Rp 20,6 miliar ganti rugi. Saya nggak rela saya bilang. Its not the matter of money tapi the matter of ethic," jelas Jusuf Hamka.


Dia pun khawatir jika orang sekelas dia saja dikerjai oleh bank bagaimana nasib nasabah yang lainnya. Akhirnya dia memutuskan untuk melaporkan kejadian yang dialaminya ke kepolisian.


Kejadian buruk yang dia alami bukan cuma soal pemerasan. Upayanya untuk melunasi utang di bank juga dipersulit. Uang yang dia setor tidak dianggap oleh bank sebagai pelunasan utang, dan uang tersebut justru diambil bank untuk membayar bunga utang yang muncul.


"Tapi biarlah urusan polisi berjalan dan saya pikir saya nggak akan mundur setapak pun juga," tambahnya. (rsd/da)