Sijago merah: Puluhan kios di Pasar Tradisional Ciawi hangus terbakar -->

Breaking news

News
Loading...

Sijago merah: Puluhan kios di Pasar Tradisional Ciawi hangus terbakar

Sunday, 15 August 2021

Dok. istimewa


Banyaknya material yang mudah terbakar ditambah hembusan angin kencang, membuat api cepat merambat. 


Tasikmalaya - Puluhan kios di Pasar Tradisional Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terbakar, Minggu (15/08/21) petang. Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tasikmalaya turun melakukan pemadaman.


"Kebakaran pas pedagang udah pada pulang. Kan Minggu sampai jam setengah empat," kata Irpan, warga sekitar Pasar.


Banyaknya material yang mudah terbakar ditambah hembusan angin kencang, membuat api cepat merambat. Kobaran api disusul asap pekat mengepul ke udara membuat panik pedagang dan warga sekitar.


Sejumlah warga berupaya merusak kanopi plastik agar api tidak merambat. Beberapa pedagang berusaha selamatkan pakaian tabung gas hingga pakaian dari pasar.


"Kanopi dari plastik kita hancurain biar api enggak merambat pak. Pedagang ada yang ambil dagangan takut kebakaran juga pak selamatin aja selama bisamah," ucap Maman, warga lainnya.


Berdasarkan Catatan Tagana Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 30 Kios terbakar hebat kurang dari satu jam. "Benar kebakaran Pasar Mulai Jam 16.00 WIB sore tadi. Api hanguskan sekitar 30 kios."Kata Jembar Adi Setia, Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, di lokasi minggu (15/08/21).


Meski masih diselidiki polisi kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik di salah satu kios. Jumlah kios yang terbakar diprediksi lebih dari tiga puluh buah.


"Dugaan sementara dari arus pendek listrik di salah satu kios. Ini pedagang buah, ada apotek ada pedagang pakaian dan lainnya."Kata Jembar.


Proses pemadaman terus berlangsung hingga minggu malam. Enam kendaraan pemadam diturunkan. Polisi terpaksa mengusir warga gunakan mobil patroli agar menjauhi lokasi kebakaran, karena dianggap halangi proses pemadaman.


"Tolong bapak ibu yang tidak ada kepentingan mundur kami ini hiar leluasa padamkan api," kata Perwora Polisi yang membantu pemadaman di Lokasi. (dw/dnt)