Ungkap sadisnya WNA Timur Tengah siram air Keras kepada Istri sirinya -->

Breaking news

News
Loading...

Ungkap sadisnya WNA Timur Tengah siram air Keras kepada Istri sirinya

Sunday, 21 November 2021

Polisi: Dugaan cemburu buta, sehingga pelaku gelap mata dan melakukan aksi keji tersebut. Menyiramkan air keras ke tubuh korban hingga mengalami luka bakar serius, dok. istimewa (22/11).


Cianjur - Abdul Latif (29), Warga Negara Timur Tengah dengan keji menyiramkan air keras kepada Sarah (21), warga Kabupaten Cianjur yang merupakan istrinya sendiri. Diduga tindakan itu dilakukan karena cemburu buta.


Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi mengatakan dari hasil pemeriksaan, diketahui jika pelaku cemburu dengan korban yang diduga dekat dengan pria lain.


"Dugaan cemburu buta, sehingga pelaku gelap mata dan melakukan aksi keji tersebut. Menyiramkan air keras ke tubuh korban hingga mengalami luka bakar serius," ujar dia, Minggu (21/11/2021).


Namun lanjut dia, polisi masih memastikan dugaan motif tersebut. "Apakah memang ada orang ketiga atau hanya cemburu buta, kita masih dalami," kata dia.


Selain itu pihaknya juga masih mendalami motif lainnya. "Kita masih lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif lainnya," tambahnya.


Di sisi lain, Salman (60), ayah korban, mengungkapka jika pelaku memang memiliki sifat cemburu yang berlebihan. Bahkan ketika saudara korban menghubungi atau mengirim pesan, pelaku kerap merampas HP korban dan menuduh berhubungan dengan pria lain.


"Jangankan ke laki-laki, ke perempuan saja pernah cemburu. Sama saudaranya, kalau ngechat lewat WA juga cemburu," kata dia.


Tetapi Salman mendorong pihak kepolisian menghukum pelaku seberat-beratnya. "Terlepas dari motifnya, kami dari leuarga mendesak pelaku dihukum berat," pungkasnya.


Diberitakan sebelumnya, Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi mengatakan pihak kepolisian awalnya mendapatkan informasi jika pelaku penyiraman air keras yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini akan kabur ke luar negeri.


"Kabarnya pelaku akan naik pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. Kami pun berkoordinasi dengan Polres Bandara Soetta untuk memblokir nomor paspornya, untuk mempermudah pendeteksian identitas dan mengamankan pelaku jika memang berasa di kawasan bandara," kata dia, Minggu (21/11/2021).


Menurutnya pihak kepolisian bandara pun berhasil mendeteksi keberadaannya, saat pelaku hendak membeli tiket pesawat. "Petugas langsung amankan pelaku, dan anggota segera merapat ke bandara untuk membawa pelaku ke Cianjur," kata dia. (rs/*)