Pengamat: 2022 harus ada agenda reshuffle kabinet bidang yang kurang optimal -->

Breaking news

News
Loading...

Pengamat: 2022 harus ada agenda reshuffle kabinet bidang yang kurang optimal

dok. istimewa Presiden RI Joko Widodo


Ada tiga kementrian yang cukup menjadi sorotan oleh pihaknya. Sebab, perlu dilakukan perombakan untuk jajaran menterinya, (31/12).


Jakarta - Pengamat Sosial dan Politik dari Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa memberikan sorotan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi.


Herry mengatakan, Jokowi perlu melakukan pembenahan dalam pemerintahanya di 2022. Sebab, ada beberapa kementerian yang dinilai kurang maksimal.


"2022 harus ada agenda reshuffle kabinet pada isu atau bidang yang kurang optimal," katanya, melansir GenPI.co, Jumat (31/12).


Dia mengatakan, ada tiga kementrian yang cukup menjadi sorotan oleh pihaknya. Sebab, perlu dilakukan perombakan untuk jajaran menterinya.


"Di sektor krusial itu baiknya diisi oleh kalangan profesional dan nonpolitis misalnya Kementerian Sosial, Kementerian Tenaga Kerja, dan Kementerian Desa," ujarnya.


Herry mengatakan, menilai ada beberapa bidang lain yang harus diperkuat Jokowi. Untuk itu, Jokowi dan pemerintahan saat ini memperkuat perekonomian dalam negeri.


"Hal itu melalui pembatasan kegiatan impor dan peningkatan kualitas SDM untuk diberdayakan dalam ruang-ruang publik," katanya. (dw/*)