PHL Samsat Ngawi tewas bersimbah darah di warung dawet -->

Breaking news

News
Loading...

PHL Samsat Ngawi tewas bersimbah darah di warung dawet

Polisi masih melakukan penyelidikan atas dugaan pembunuhan terhadap wanita 41 tahun tersebut, dok. istimewa (29/12).


Ngawi - Tanti Rachmawati Andrianingrum ditemukan tewas di sebuah warung dawet di Jalan Raya Ngawi-Maospati Desa Klitik, Geneng. Korban yang tewas bersimbah darah tersebut merupakan Pegawai Harian Lepas (PHL) Samsat Ngawi.


"Korban PHL di Samsat Ngawi, warga Dusun Bayemkalang Desa Keraswetan," ujar ujar Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Toni Hermawan saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (28/12/2021).


Toni mengatakan bahwa saat ini polisi masih melakukan penyelidikan atas dugaan pembunuhan terhadap wanita 41 tahun tersebut. Penyelidikan dengan menerjunkan anggota untuk melakukan pengecekan mencari barang bukti lokasi kejadian.


'kita masih penyelidikan, tim juga kita perintahkan mencari alat bukti baru dari lokasi," terang Toni.


Toni menambahkan untuk mencari barang bukti kasus pembunuhan ini, anggota melakukan penyisiran dalam radius 100 meter dari lokasi kejadian. "Anggota masih di lokasi penyisiran radius 100 meter. Mohon doanya semoga segera terungkap," tandasnya.


Jenazah korban, pertama kali ditemukan oleh Suliyati (40), pemilik warung dawet warga Dusun Sambirobyong, Desa Klitik, Geneng, Ngawi. Saat itu sekitar pukul 09.30 WIB Suliyati ingin membuka warungmya. Dia kaget melihat sesosok jenazah tergeletak di lantai warungnya.


Korban tewas dengan luka di kepala bagian belakang dan tangan. Luka pada kepala akibat pukulan benda tumpul sedangkan luka di tangan merupakan luka tusuk. (dw/*)